Selasa, 07 Juni 2011

Summer Sakura (Chapter 3)

Chapter 3
            Sejak kejadian itu mereka jadi akrab dan selalu terbuka satu sama lain. Canda tawa menghiasi hari-hari mereka. Senyuman manisa muncul dari wajah Hanako selalu terlihat. Setahun berlalu mereka bersama, tapi sekarang Hanako sedikit berbeda dari sebelumnya. Dia lebih suka berdiam diri, menyendiri dan tak banyak bicara. Diapun jarang masuk sekolah dengan alasan yang tak jelas. Walau sekolah, dia pasti berdiam diri diruangan kesehatan.
            Dengan sikapnya yang menjauhi semua orang membuat Hiruya khawatir dan selalu memikirkan Hanako. Bingung dengan keadaan Hanako, tak jelas kenapa dia bersikap seperti itu pada semua orang. Dengan rasa yang amat khawatir, Hiruya menghampiri Hanako diruangan kesehatan.
“Kau kenapa?”
“Kenapa bagaimana?
“Kenapa kau menjauhiku dan kenapa sekarang kau jarang masuk? Apa kau ada masalah?”
“Aku tak punya masalah apapun. Aku hanya sedang tak enak badan dan ingin menyendiri”
“Kau membuatku khawatir”
“kau tak usah mengkhawatirkanku, aku tak apa-apa sungguh. Sebaiknya kau masuk kelas, pelajaran sudah dimulai kan?”
“Wajahmu pucat kau masih berkata tak apa-apa”
“Aku mau istirahat dulu”
            Hiruya pergi untuk masuk kelas tanpa berkata sepatah apaun, hanya memandang wajah Hanako lalu pergi begitu saja.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
            Sore hari, seperti biasa Hiruya pergi ke taman favoritnya. Taman tempat dia besantai bersama Hanako. Saat sebelum dia mendekati pintu gerbang taman, seseorang yang tak asing lagi baginya keluar dari gerbang ke arah yang sama dengan Hiruya, tanpa dia melihat sekelilingnya.
“Hanako!”
            Gumam Hiruya dengan nada yang agak kaget dan agak bertanya.
“Kemana dia akan pergi?”
            Bingung, aneh, takut, penasaran dan rasa ingin mengikuti mulai menyelimuti perasaan Hiruya. Di ikutinya Hanako terus menerus hingga sampai disuatu tempat yang sering dikunjungi orang banyak. Rumah sakit, tempat yang dikunjungi Hanako saat ini.
“Mau apa dia ke tempat ini? Siapa yang sakit?”
            Hiruya bergumam sendiri tanpa perhatikan sekelilingnya. Tak ada kecurigaan apapun di dalam benaknya. Yang ada hanya Hanako akan menjenguk seseorang yang dikenalnya.
“Sebaiknya aku pulang saja, hari seudah semakin sore”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar